Halaman 3 dari 5  Sebelumnya12345Selanjutnya
Post#40276 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 2:55 pm Balas dengan kutipan

yes setuju,,,,emang ini gambling kok,,,jadi gak usah mikir alasan alasan yg mengatakan bukan,,,kalo saya sih mengakui aja ini gambling,,,,dan mikir gi mana caranya biar bisa untung dalam gambling,,,,,

tokoroshini

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 22 Apr 2007

Post: 481

Post#40277 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 3:10 pm Balas dengan kutipan

jadi kalo kita pake teknik gambling boleh dong, seperti locking, hedging, martingale, kekekekeke, soalnya kalo pake teknik biasa gak bisa2, tapi kalo pake teknik di atas, aman2 aja tuh sampe sekarang

4051fx

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 24 Apr 2008
Lokasi: Pontianak
Post: 379

Post#40278 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 3:19 pm Balas dengan kutipan

judi apa engga?

yang pasti kita berspekulasi.. nah spekulasi ama judi kan ga jauh beda.

Yang pasti tergantung dari masing2 orang deh. Trading kan personal. Kalau ngerasa ini judi...ya ga usah trading. Kalau ngerasa ini bukan judi ya trading.

Ga usa dibuat pusing sob.

sly10

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 11 Feb 2008
Lokasi: Lagi liatin chart EUR/USD
Post: 218

Post#40279 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 3:22 pm Balas dengan kutipan

4051fx wrote:
jadi kalo kita pake teknik gambling boleh dong, seperti locking, hedging, martingale, kekekekeke, soalnya kalo pake teknik biasa gak bisa2, tapi kalo pake teknik di atas, aman2 aja tuh sampe sekarang



He..he.. daripada mikirin ini judi atau bukan, sudah cari profit pusing, masih mikirin kayak ginian, tambah pusing aja he..he...Emang ada jaminan besok pagi kita bangun tidur masih hidup?
Siapa yang berani menjamin hayo, gambling aja masing2. kikiki...
Saya gambling buat diri sendiri aja, besok pagi saya masih hidup! Very Happy Very Happy Very Happy
Kalau besok pagi bangun tidur saya masih hidup, saya hanya mengucapkan"Terima kasih Alam Semesta, Syukur Alhamdullilah dan Hari ini saya pasti BAHAGIA" gitu doang input keyboard saya keotak. he..he..

Salam "Hidup itu indah" dari Kampfret
Lokasi : Perbatasan antara Neraka dan Surga.

kampfret

Orang Sabar Disayang Profit...
Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 18 Oct 2007
Lokasi: Perbatasan antara Neraka dan Surga
Post: 1131

Post#40280 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 3:41 pm Balas dengan kutipan

balik ke topik awal aja deh, rokok = judi kekekekekeke, kalo aku sih ditengah2 aja, saya nggak ngerokok dan tidak juga peduli sama orang yang merokok. kita tidak punya kewajiban untuk menyadarkan mereka yang merokok bahwa merokok itu berbahaya. Biarlah mereka menikmati hidupnya dengan segala resiko yang akan ditanggungnya sendiri. Tapiiii aku paling benci orang yang merokok di kantorku yang ber AC saat ini. Kalo bukan kepala kantor mungkin udah aku marahin deh, huh menyebalkan baunya Rolling Eyes

4051fx

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 24 Apr 2008
Lokasi: Pontianak
Post: 379

Post#40283 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 4:11 pm Balas dengan kutipan

kampfret wrote:

Salam "Hidup itu indah" dari Kampfret
Lokasi : Perbatasan antara Neraka dan Surga.


Smile lol Laughing se7 Laughing Laughing Laughing
Salam Peace buat bos kampfret Cool

niqcom

Trading Bugil
Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 24 Jun 2006

Post: 728

Post#40287 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 5:37 pm Balas dengan kutipan

Setiap orang punya definisi beda2 mengenai JUDI. Kalau definisi beda pasti pengertiannya juga beda. Saya mau ikut nimbrung mengenai definisi JUDI.

Coba kita perhalus kata JUDI dengan SPEKULASI. Pada dasarnya di setiap aspek hidup kita selalu mengandung unsur spekulasi. Waktu menyeberang jalan kita berspekulasi apakah mobil lain mau kasih jalan atau tidak. Waktu memilih bank untuk buka tabungan kita berspekulasi bank ini nggak akan bangkrut. Waktu pilih pacar kita berspekulasi dia orang baik-baik dan setia (setia=setiap tikungan ada...hehe Very Happy ). Dalam beberapa hal unsur spekulasi bisa sangat minim dan dalam beberapa hal lain bisa jadi sangat dominan.

Lalu apa bedanya? Menurut saya.... sekali lagi menurut saya, yang membedakan minim atau dominannya unsur spekulasi adalah faktor yang dapat kita kontrol dan faktor yang tidak dapat kita kontrol. Semakin banyak faktor yang dapat kita kontrol maka unsur spekulasinya semakin minim. Semakin banyak faktor yang tidak dapat kita kontrol maka unsur spekulasinya semakin tinggi.

Contoh kasus:

- Waktu kita memilih bank dan buka tabungan; banyak sekali faktor yang berada di bawah kontrol kita. Contohnya informasi( dari teman, iklan, brosur dsb), tingkat bunga - karena jarang naik/turun jadi kita tahu berapa bunga yg kita terima setiap bulan, umur perusahaan Bank tsb - semakin lama makin dapat dipercaya karena sudah terbukti bisa bertahan dalam kondisi ekonomi apapun, ada program penjaminan pemerintah - jadi kita yakin kalau bank bangkut ada yang menjamin uang kita kembali. Jadi memilih Bank dan menabung unsur spekulasinya kecil.

- Main poker taruhan uang. Banyak faktor yang di luar kontrol kita. Kita tidak tahu lawan pegang kartu apa, kita tidak tahu lawan emang jago atau pura-pura bego, dst. Main poker unsur spekulasinya tinggi. Apalagi main judi rolet, apa yang bisa kita kendalikan? Cuma tunggu nasib aja.....

- MEMBELI TANAH. Disebut investasi atau spekulasi?? Kalau disebut investasi lalu kenapa masih ada istilah spekulan tanah? Nah ini ada satu lagi pelengkap definisi spekulasi. Semakin panjang periode waktu untuk "menyimpan" tanah, maka unsur spekulasinya semakin minim. Kita tahu harga tanah hampir tidak pernah turun. Biasanya selalu naik, tapi ada yang naiknya cepat dan ada yang naiknya lama. Sejelek-jeleknya harganya tetap segitu-gitu aja (kecuali kalau kepepet BU & obral murah). Beda dengan spekulan tanah, mereka membeli untuk dijual lagi dalam jangka waktu pendek. Spekulan tanah berspekulasi harga tanah akan naik karena ada proyek pelebaran jalan dsb. Faktor yang tidak dapat mereka kontrol adalah jadi atau tidaknya proyek tersebut.


- FOREX. Disebut investasi atau spekulasi?? Bank Indonesia menyimpan cadangan devisanya dalam mata uang USD. Bank sentral China menyimpan cadangan devisanya dalam mata uang EURO. Bank Sentral membeli mata uang asing untuk cadangan devisa lebih cenderung ke arah investasi. Unsur spekulasinya tetap ada (mata uang apa yg dipilih, dan berapa besarannya) tapi minim, karena periodenya LAMA. Trader adalah spekulan, karena periode waktu nya jauh lebih pendek. Unsur spekulasi seorang trader sangat tinggi karena selain periodenya pendek, faktor yang di luar kontrolnya pun juga sangat banyak.


Merokok = Judi? Sampai sekarang saya masih nggak mudeng logikanya dimana Very Happy Very Happy Konteksnya beda kaliii.....

mikono

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 18 Oct 2007

Post: 403

Post#40290 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 5:45 pm Balas dengan kutipan

niqcom wrote:
kampfret wrote:

Salam "Hidup itu indah" dari Kampfret
Lokasi : Perbatasan antara Neraka dan Surga.


Smile lol Laughing se7 Laughing Laughing Laughing
Salam Peace buat bos kampfret Cool


Salam peace juga boss, Motonya boss niqcom "Trading Bugil" mengandung seribu makna Laughing
Kalau harfiahnya : Brrr dinginn...
Kalau forexnya : Nggak pakai signal2an karena antara market dan indera ke 6 sudah menyatu. Very Happy Very Happy

kampfret

Orang Sabar Disayang Profit...
Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 18 Oct 2007
Lokasi: Perbatasan antara Neraka dan Surga
Post: 1131

Post#40294 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 6:13 pm Balas dengan kutipan

gak usah bicara soal definisi lah,,,,ntar kesimpulannya istri hamil juga gambling dong,,,punya anak gambling dong,,,,besok mau ke jakarta naik pesawat gambling juga dong,,,,


intinya di forex,,,,ketika kita buy broker yg sell ,,,ketika broker sell kita yg buy,,,,tidak ada nya pertukaran order di antara para trader sudah merupakan bukti kuat bahwa broker bertindak sebagai bandar,,,,,dan secara statistik mereka udah tau bahwa faktanya 95% trader akan loss,,,,,so why not gitu loh,,,,,,

org org yg bingung dan yakin ini bukan judi,,,, mungkin punya definisi lain ,,,mungkin mengandalkan fatwa MUI,,,,,,saya sendiri ragu apa MUI tau gak seluk beluk mengenai sistem yg digunakan broker,,,,,

jadi ya masing masing deh,,,,,,saya sendiri juga muslim kok,,,,prinsip saya,,,,,lebih baik ngaku aja emang ini gambling,,,,,bisa saja saya berdosa,,,,tapi so far aku profit kok,,,,,dari pada berusaha berkampanye bahwa ini bukan judi dan membuat org lain malah rugi nanti,,,,

sekalipun MUI mengatakan forex itu halal,,,,,saya yakin sistem margin itu haram,,,,jadi mau gi mana juga kita buktikan forexnya sendiri bukan judi,,,tapi kan semua ini menggunakan margin,,,,,

solusinya gi mana?? yang takut makan duit haram,,,,tapi masih suka forex,,,,bikin acara gathering,,,kumpul kumpul...patungan buka usaha money changer di bali ,,,,

yg tidak merasa risau,,,,,,,,,,lanjut mang,,,,,!! Wink

tokoroshini

Top Kontributor

Top Kontributor

Sejak: 22 Apr 2007

Post: 481

Post#40300 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 9:23 pm Balas dengan kutipan

buktiny klo profit mna?
definisi itu perlu, melihat sesuatu hrs dikembalikan ke defisini trlbh dulu. klo defnisi beda jalan keluar ngga pernah akan ktmu

boko123

Kontributor

Kontributor

Sejak: 19 Feb 2008

Post: 156

Post#40301 Dikirim: Thu Jul 31, 2008 9:25 pm Balas dengan kutipan

usaha money changer pn sma bro, pasti pengennya kulakan harga termurah trus dijual dgn harga tertinggi. kira2 sma ngga dgn forex?bedanya ya cmn money changer ada wujud fisiknya

boko123

Kontributor

Kontributor

Sejak: 19 Feb 2008

Post: 156

Post#40316 Dikirim: Fri Aug 01, 2008 7:13 am Balas dengan kutipan

tokoroshini wrote:
gak usah bicara soal definisi lah,,,,ntar kesimpulannya istri hamil juga gambling dong,,,punya anak gambling dong,,,,besok mau ke jakarta naik pesawat gambling juga dong,,,,


intinya di forex,,,,ketika kita buy broker yg sell ,,,ketika broker sell kita yg buy,,,,tidak ada nya pertukaran order di antara para trader sudah merupakan bukti kuat bahwa broker bertindak sebagai bandar,,,,,dan secara statistik mereka udah tau bahwa faktanya 95% trader akan loss,,,,,so why not gitu loh,,,,,,

org org yg bingung dan yakin ini bukan judi,,,, mungkin punya definisi lain ,,,mungkin mengandalkan fatwa MUI,,,,,,saya sendiri ragu apa MUI tau gak seluk beluk mengenai sistem yg digunakan broker,,,,,

jadi ya masing masing deh,,,,,,saya sendiri juga muslim kok,,,,prinsip saya,,,,,lebih baik ngaku aja emang ini gambling,,,,,bisa saja saya berdosa,,,,tapi so far aku profit kok,,,,,dari pada berusaha berkampanye bahwa ini bukan judi dan membuat org lain malah rugi nanti,,,,

sekalipun MUI mengatakan forex itu halal,,,,,saya yakin sistem margin itu haram,,,,jadi mau gi mana juga kita buktikan forexnya sendiri bukan judi,,,tapi kan semua ini menggunakan margin,,,,,

solusinya gi mana?? yang takut makan duit haram,,,,tapi masih suka forex,,,,bikin acara gathering,,,kumpul kumpul...patungan buka usaha money changer di bali ,,,,

yg tidak merasa risau,,,,,,,,,,lanjut mang,,,,,!! Wink

Masalahnya kalo judi, keuntungan & kerugiannya udah ditentukan di awal, dan kemungkinan menang atau kalahnya tergantung mesin judi/permainannya. Bayangin aja kalo main roullete. Apa ketika bola masih meluncur kita bisa cut loss?? Enggak kan. Meskipun forex memang tingkat spekulasi sangat tinggi tapi menurut saya jauh lebih rendah dari judi yang sesungguhnya, karena setidaknya ada faktor-faktor ekonomi yang menggerakkan harga, dan tidak naik turun sembarangan kan.

mandrivalover

Trend surfer
Member Aktif

Member Aktif

Sejak: 05 Dec 2007

Post: 135

Post#40317 Dikirim: Fri Aug 01, 2008 7:33 am Balas dengan kutipan

Hehehe... dari rokok = judi kok malah keterusan jadi forex = judi.

Logika rokok = judi ini sudah disebutkan ama sodar mandriva lover, yaitu keuntungan dan kerugiannya udah ditentukan di awal. Bila merokok keuntungannya tolong disebutkan (saya nggak tahu apa untungnya ngerokok), dan kerugiannya baca sendiri di bungkusnya.

Forex tidak sama dengan judi karena sifatnya adalah perdagangan. terserah sistemnya mo margin atau apa, itu sama saja dengan kredit dan sebangsanya.
Memang benar kalau broker itu bandar, atau yang sering dibilang market marker, kalau saya sich menyebutnya Distributor. karena ia menerima dan manyalurkan uang yang ada padanya kepada yang membutuhkan.
Misal kita beli GBPUSD, ini berarti kita beli GBP dengan menjual USD kepada broker ini. Begitu juga sebaliknya. Bila broker/distributor ini kekurangan dana/produk yang dibutuhkan baru ia minta dari pabrik atau bank.
Begitu saja.

kenshi22

I'm Kenacci Trader
Moderator

Moderator

Sejak: 02 Jul 2006
Lokasi: Jember City
Post: 568

Post#40320 Dikirim: Fri Aug 01, 2008 8:18 am Balas dengan kutipan

Btw, kebanyakan forex kan pake margin yang ada bunganya pak, dan kebanyakan ulama bilang kalo bunga itu riba=haram. Masalahnya pengusaha kecil, menengah, maupun besar pasti pinjam uang buat modal ke bank dan mereka harus bayar bunga. Apakah usaha mereka haram? Worried

mandrivalover

Trend surfer
Member Aktif

Member Aktif

Sejak: 05 Dec 2007

Post: 135

Post#40322 Dikirim: Fri Aug 01, 2008 8:52 am Balas dengan kutipan

Harum mbak kalo bunganya gede Mr. Green

iwanp

mau ganti job
Member Aktif

Member Aktif

Sejak: 22 May 2008
Lokasi: Semarang
Post: 91

Halaman 3 dari 5  Sebelumnya12345Selanjutnya
Tampilan pesan sebelumnya :   


Related topics



Contact - Links - Quote - Jam Dunia 
Copyright © 2006. IndoFX-Trader. All Rights Reserved | Powered by phpBB